#1 of 11 | prev product Prev - Next next product
printer email

product arrow 37 Masalah Populer

Habis
Price Rp 75.000
Rp 70.000

Rincian buku:

Judul: 37 Masalah Populer
Penulis: Abdul Somad, Lc. MA
Penerbit: Tafaqquh
Isi: 444 halaman

Sinopsis buku:

Apakah Anda menjumpai, mengalami atau merasa kebingungan menghadapi masalah-masalah seperti memahami bid’ah, beramal dengan hadits dhaif, isbal, zikir jahr setelah shalat, peringatan Maulid Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam, dan perkara khilafiyah lainnya?

Bersiaplah untuk sebuah perubahan sikap. Buku ini tidak ingin menambah bingung atau menggiring Anda kepada mazhab tertentu. Penulisnya mengajak kita untuk melihat pendapat para ulama sebagai solusi utama.

Dengan begitu, semoga kita lebih memahami perbedaan, menghormati orang lain, mengikis fanatisme buta. Dan yang paling penting, tidak salah memilih musuh.

Daftar Isi:

Masalah Pertama: Ikhtilaf dan Mazhab
Masalah Ke-Dua: Bid‟ah
Masalah Ke-Tiga: Memahami Ayat dan Hadits Mutasyabihat
Masalah Ke-Empat: Beramal Dengan Hadits Dha‟if
Masalah Ke-Lima: Isbal
Masalah Ke-Enam: Jenggot
Masalah Ke-Tujuh: Kesaksian Untuk Jenazah
Masalah Ke-Delapan: Merubah Dhamir (Kata Ganti) Pada Kalimat “Allahummaghfir lahu”
Masalah Ke-Sembilan: Duduk di Atas Kubur
Masalah Ke-Sepuluh: Azab Kubur
Masalah Ke-11 : Talqin Mayat
Masalah Ke-12 : Amal Orang Hidup Untuk Orang Yang Sudah Wafat
Masalah Ke-13 : Bacaan al-Qur‟an Untuk Mayat
Masalah Ke-14 : Membaca al-Qur‟an di Sisi Kubur
Masalah Ke-15 : Keutamaan Surat Yasin
Masalah Ke-16 : Membaca al-Qur’an Bersama
Masalah Ke-17 : Tawassul
Masalah Ke-18 : Khutbah Idul Fithri dan Idul Adha
Masalah Ke-19 : Shalat di Masjid Ada Kubur
Masalah Ke-20 : Doa Qunut Pada Shalat Shubuh
Masalah Ke-21 : Shalat Qabliyah Jum‟at
Masalah Ke-22 : Bersalaman Setelah Shalat
Masalah Ke-23 : Zikir Jahr Setelah Shalat
Masalah Ke-24 : Berdoa Setelah Shalat
Masalah Ke-25 : Doa Bersama
Masalah Ke-26 : Berzikir Menggunakan Tasbih
Masalah Ke-27 : Mengangkat Tangan Ketika Berdoa
Masalah Ke-28 : Mengusap Wajah Setelah Berdoa
Masalah Ke-29 : Malam Nishfu Sya‟ban
Masalah Ke-30 : Aqiqah Setelah Dewasa
Masalah Ke-31 : Memakai Emas Bagi Laki-Laki
Masalah Ke-32 : Foto
Masalah Ke-33 : Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw
Masalah Ke-34 : Benarkah Ayah dan Ibu Nabi Kafir?
Masalah Ke-35 : as-Siyadah (Mengucapkan “Sayyidina Muhammad Saw”)
Masalah Ke-36 : Salaf dan Salafi
Masalah Ke-37 : Syi‟ah

Sambutan Penulis:

Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan:

Pertama, buku ini membahas masalah-masalah yang populer di tengah masyarakat. Bahkan menghabiskan energi hanya untuk membahas masalah-masalah yang sudah tuntas dibahas ulama berabad-abad silam, contoh kasus adalah masalah Talqin di atas. Andai dibahas, mubadzir. Tidak dibahas, ummat bingung. Saya memilih mubadzir, semoga Allah mengampuni saya atas perbuatan mubadzir ini. Karena ada orang-orang yang memancing saya untuk berbuat mubadzir. Andai itu dosa, mereka pun dapat juga dosanya, karena membangkitkan perkara-perkara mubadzir.

Kedua, buku ini disusun dengan mengemukakan dalil dan pendapat para ulama yang mu’tabar. Saya tidak terlalu banyak memberikan komentar, karena kita berhadapan dengan orang-orang yang sulit menerima pendapat orang lain.

Ketiga, pendapat para ulama saya tuliskan lengkap dengan teksnya agar para penuntut ilmu dapat melihat dan mengkaji kembali, menghidupkan semangat mendalami bahasa Arab dan menggali ilmu dari referensi aslinya. Ummat yang memiliki pemahaman yang kuat dan pengetahuan mendalam dari Turats (kitab-kitab klasik), berakar ke bawah dan berpucuk ke atas, bukan kiambang yang mudah terbawa arus air.

Keempat, buku ini amat sangat jauh dari kesempurnaan. Perlu kritikan membangun dari para ulama. Andai ditunggu sempurna, tentulah buku ini tidak akan pernah ada.

Kelima, buku ini tidak ingin menggiring pembacanya kepada mazhab tertentu. Yang diharapkanlah hanyalah agar setelah melihat pendapat para ulama, kita lebih memahami perbedaan. Menghormati orang lain, mengikis fanatisme buta. Dan yang paling penting, tidak salah memilih musuh. Jangan sampai kita habiskan kebencian hanya untuk orang-orang yang membaca Talqin, orang-orang yang berzikir bersama dan masalah-masalah khilafiyyah lainnya. Hingga tidak lagi tersisa sedikit kebencian untuk Kristenisasi, Israel dan bahkan untuk Iblis sekalipun.

Semoga setiap kesulitan dan tetesan air mata, dapat mengampuni segala dosa, dihadapan Yang Maha Kuasa, ketika anak dan harta tak lagi bermakna, amin. Ucapan terima kasih tak terhingga buat mereka yang sudah memberikan motivasi, dengan rela hati menerima segala kekurangan, jazakumullah khaira al-jaza’, amin ya Robbal-alamin.